Monday, 21 February 2011

french women don't get fat

Setiap orang punya cara masing-masing untuk menikmati pertambahan usia. Tapi boleh juga kita mengintip rahasia wanita Perancis yang terkenal dengan penampilan mereka yang chic. Sejumlah nama beken, mulai dari Catherine Deneuve, Juliette Binoche, sampai first lady Carla Bruni, selalu tampil cantik dan keren seiring usia mereka. Sepertinya, jika memang ada rahasia untuk `menua` dengan anggun dan stylish, mereka sudah tahu lebih dulu. Boleh jadi, larisnya buku French Women Don`t Get Fat karya Mireille Guilliano adalah karena orang menganggap wanita Perancis lebih tahu urusan penampilan; dari pola makan, gaya hidup, sampai cara mereka merawat diri. Kiat mereka yang terpenting adalah `never neglect yourself, not even in the tinniest details`, seperti yang dikutip Ann M. Morrison di The New York Times, beberapa bulan lalu.

French Women early 20`s
Menurut penulis yang melakukan survei informal di Paris itu, seorang wanita Perancis akan segera berupaya `memindahkan` kembali jarum timbangan ke angka ideal bila beratnya naik 1-2 kilo. Uniknya, wanita Perancis dikenal tidak suka berolahraga – tak seperti wanita Ameriak yang tergila-gila mendatangi gym atau menyewa personal trailer. Satu-satunya olahraga yang mereka lakukan adalah berjalan kaki. Daripada datang ke pusat kebugaran, wanita Perancis memilih merawat diri di Spa.
Usia juga tampaknya bukan penghalang bagi wanita Perancis untuk tetap tampil fashionable. Tubuh ramping dan kulit segar adalah salah satu kunci penampilan menarik mereka. Untuk merawat kecantikan kulit saja, wanita Perancis – khususnya wanita Paris – menghabiskan 2,2 miliar dollar AS setiap tahunnya. Jumlah ini setara dengan yang dibelanjakan wanita Spanyol, Jerman, dan Inggris berbarengan.
Maka, tak heran jika les parisienne ini akrab dengan produk perawatan kulit komplit plus bantuan dokter kecantikan. Rias wajah tipis-tipis adalah `senjata` andalan mereka. Jadi, kalaupun melakukan bedah plastik – teknologi ini kelihatannya tidak pernah kontroversial di sana – mereka lebih suka tidak ada yang tahu bedanya. Pasalnya, bedah plastik bagi mereka ditujukan untuk memperbaiki (menjadi lebih baik), bukan untuk menambah atau mengurangi. Kata kuncinya : tampil senatural mungkin.


Seorang penulis Perancis, Francoise sagan, pernah menulis, "Ada waktunya seorang wanita harus cantik untuk dicintai, dan akan datang pula waktunya ketika dia harus dicintai untuk tampak cantik."


 

No comments:

Post a Comment